AKU KAU DAN CORONA



Hidup di bumi Allah itu mengasyikan, saking asyiknya tiada hari tanpa permasalahan yang membuat seisi bumi sibuk untuk berusaha berubuat baik keesokan harinya. Yang Maha memberikan kehidupan tidak ingin manusia manusia santuy itu larut dalam kesantuyannya, maka ketika musibah datang kepada kita harusnya kita senang dan merasa beruntung, karena Allah masih memperhatikan gerak gerik kita dibumi yang mungil ini. Permaslahan itu harus dihadapi dengan cara dan sikap yang benar, tenang.. kamu gak usah khawatir, Agama Allah ini telah memberikan cara untuk membuat kita untuk dapat bertahan dan tidak bersedih dengan keadaan yang menimpa kita sekarang.

 "Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (At-Taubah: 40)

 Sedih sih tak akan membawa pada jalan keluar tanpa adanya solusi berupa tindakan yang kita ambil. Takut sih boleh ajah yang penting ketakutan yang kita munculkan bisa membuat diri kita menjadi lebih hati-hati. Ujian sakit misalnya, bagi orang yang memiliki sikap raja', ia memandangnya sebagai sebuah anugerah dari Tuhannya Yang Maha Rahim, sebab NabiNya pernah berpesan bahwa:

 “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya.” [HR. Bukhari dan Muslim].

 Bagi kalian yang sudah tertimpa musibah jangan berlarut dalam kesedihan, selalu ada hikmah yang Allah selipkan diantara seluruh kejadian yang ada dibumi ini. Selalu ada kekuatan yang akan menguatkan kalau kita mau mendekat kepada yang maha memberi kekuatan, kau tidak akan pernah menyangka kenapa Allah memberikan semua musibah ini, kalau belum menemukan jawabannya sekarang, mungkin nanti kau akan mengetahuinya. Semoga kamu, aku, keluarga, sanak saudara, dan penduduk bumi lainnya yang mengharapkan dan berusaha untuk kembali beraktifitas nomral selalu dalam lingungan-Nya.

 “Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya” [HR. Muslim: 2999].

Komentar