makalah tentang membaca

Makalah tugas Akhir smester 2 bahasa Indonesia
(…………………………………………………………………………………………………………………………………)
 












Disusun oleh :
FATIMAH



PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA

DINAS PENDIDIKAN NASIONAL
SMA NEGERI 2 SUMBAWA BESAR
Jalan Garuda No.102 Sumbawa Besar
TAHUN AJARAN 2013 - 2014
KATA PENGANTAR

          Segala Puji dan Syukur saya Ucapkan Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bahwasanya saya telah dapat membuat Makalah Tentang (………………………………………………………………..) walaupun banyak sekali hambatan dan kesulitan yang saya hadapi dalam menyusun makalah ini, dan mungkin makalah ini masih terdapat kekurangan dan belum bisa dikatakan sempurna dikarenakan keterbatasan kemampuan saya. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan ktitik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak terutama dari Bapak/Ibu Guru supaya saya dapat lebih baik lagi dalam menyusun sebuah makalah di kemudian hari,
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu untuk menyelesaikan tugas akhir semester dua Bahasa Indonesia.




                                             












Sumbawa Besar, 18 Maret 2014



(………………………………..)

Bab I
PENDAHULUAN

1.1          Latar Belakang
            Budaya membaca belum menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat.
Hal ini terlihat dari minimnya kebiasaan masyarakat dalam membaca, indikasi yang paling
sederhana adalah dalam membaca surat kabar. Mereka lebih meminati budaya menonton
melalui media televisi. Padahal, banyaknya tayangan televisi yang memuat hal-hal yang
kurang baik ditonton oleh generasi baru, mulai dari perilaku kurang santun dari para pejabat dan wakil rakyat hingga dugaan korupsi milyaran rupiah, kekerasan, dan budaya hedonistic lainnya telah membentuk pendidikan karakter bangsa ini yang keliru.
             Budaya membaca merupakan kunci utama dalam menggalakkan media sebagai sarana Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Informasi sangat penting bagi manusia yang ingin maju, karena itu membaca sebagai salah satu cara untuk mendapatkan informasi. Membaca merupakan unsur yang sangat menentukan dalam usaha meningkatkan pengetahuan dan pendidikan.  Salah satu cara memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan adalah dengan membaca. Menumbuhkan minat membaca merupakan suatu langkah untuk menciptakan SDM yang gemar membaca. Minat baca itu perlu ditumbuhkan sedini mungkin agar lebih mudah menjadikan membaca sebagai kebiasaan hidup sehari-hari. Apabila membaca sudah menjadi kebutuhan hidup
sehari-hari, akan tercipta budaya baca.
Membaca merupakan aspek terpenting dalam dunia pendidikan. Sehingga penanaman
budaya baca di kalangan Pelajar memiliki peran penting demi menuju suatu masyarakat
informasi (information society). Dalam rangka menuju masyarakat informasi (Infomation
society) ketrampilan membaca sebagai aspek penting pembelajaran perlu disosialisasikan
dan perlu dikampanyekan di kalangan pelajar.
Upaya membangun budaya baca di kalangan Masyarakat dimaksudkan untuk
mewujudkan masyarakat ang berwawasan dan tanggap akan perubahan yang
terjadi dilingkungan luar (eksternal) sehingga tercipta masyarakat yang berpengetahuan Serta meningkatkan kualitas SDM.
Dengan demikian, maka budaya membaca sebagai karakter yang dimiliki bangsa
perlu ditumbuh kembangkan dalam diri setiap masyarakat sejak dini dalam
lingkungannya. Karena dengan budaya membaca yang tinggi masyarakat akan mampu
menangkap isu strategis yang muncul dari budaya globalisasi yang telah merambah seluruh
pelosok negeri. Melalui membaca pula, masyarakat dapat menilai konsep dan teori-teori
pendidikan yang baik dan cocok untuk diterapkan di republik tercinta ini sebagai akibat globalisasi.






1.2           Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut , masalah dapat dirumuskan sebagai berikut.
a.        Apa yang dimaksud  dengan  membaca?
b.      Apa saja manfaat membaca?
c.       Bagaimana  meningkatkan  minat baca di kalangan masyarakat untuk meningkatkan SDM?

1.3          Tujuan
Sesuai dengan rumusan masalah tersebut, tujuan yang dicapai dalam penelitian sebagai berikut.
A.      Untuk menjelaskan pengertian membaca.
B.      Untuk mendeskripsikan manfaat membaca.
C.      Menjabarkan mengenai strategi meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat untuk meningkatkan SDM.





























BAB II PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Membaca
Membaca  adalah proses berpikir, hal tersebut dikemukakan oleh Burn, Roe, dan Ross (1984) adalah ketika seseorang sedang membaca, maka seseorang tersebut akan mengenali kata yang memerlukan interpresi dan symbol-simbol grafis. Untuk memahami sebuah bacaan sepenuhnya seseorang harus dapat menggunakan informasi untuk membuat kesimpulan dari bacaan agar ide-ide yang terdapat pada bacaan dapat digunakan disituasi yang tepat.
Klein, dkk. Mengemukakan bahwa definisi membaca mencangkup :
Pertama, membaca merupakan suatu proses. Maksudnya adalah informasi dari teks dan pengetahuan yang dimiliki oleh pembaca mempunyai peranan yang utama.
Kedua, membaca adalah strategis. Pembaca yang efektif menggunakan berbagai strategi membaca yang sesuai dengan teks dan konteks dalam  rangka mengonstrukmakna ketika membaca.
Ketiga, membaca merupakan  interaktif. Orang yang senang membaca suatu teks yang bermanfaat akan menemui beberapa tujuan yang ingin dicapainya.
Membaca menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis dengan melisankan atau hanya dalam hati. Membaca adalah kegiatan yang sangat menarik bagi seseorang yang gemar membaca, atau bahkan sebaliknya menjadi kegiatan yang sangat membosankan bagi seseorang yang tidak gemar membaca buku, bagi seseorang yang sangat menyukai kegiatan membaca tentunya akan mencari Tempat Terbaik Untuk Membaca, antara lain perpustakaan, kamar, teras, taman, kafe, dan tempat tempat lainnya. Sekali lagi membaca adalah kegiatan penting yang harus dilakukan. Jangan takut dikatai kutu buku, Orang orang yang sangat gemar membaca buku umumnya orang-orang yang cerdas, banyak ilmu, dan umumnya jadi tempat bertanya teman temannya.

2.2 Manfaat Membaca
Manfaat dari membaca sangat banyak dengan membaca orang dapat mengembangkan kemampuannya baik untuk mendapat dan memperoses ilmu pengtahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu  dan aplikasinya dalam hidup.
Henry Guntur  Tarigan berpendapat bahwa “Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis.
Beberapa manfaat membaca adalah sebagai berikut :
·         Dengan membaca akan menambah pengetahuan. Secara umum membaca dapat membantu kita mendapatkan segala informasi yang dibutuhkan dan juga dapatg menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait dengan yang kita butuhkan.
·         Membaca merupakan salah satu profesi  dan keahlian yang dapat diperoleh guna merealisasikan dan mengaktualisasikan keberhasilan, kesuksesan dan kesenangan bagi setiap individu manusia di sepanjang hidupnya.
·         Membaca juga dapat mengubah sudut pandang seseorang, bahakan bias merubah hidup seseorang total. Dengan membaca seseorang akan memiliki keunggulan komparatif dibandingkan dengan orang yang tidak membaca.

2.3 Menumbuhkan Minat baca unntuk meningkatkan kualitas SDM
            Budaya membaca belum menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat. Hal ini terlihat dari minimnya kebiasaan masyarakat dalam membaca, indikasi yang paling sederhana adalah dalam membaca surat kabar. Budya menonton Televisi
            Peranan SDM semakin penting oleh karena itu SDM perlu dikembangkan dan ditingkatkan mutunya. Salah satu cara untuk meningkatkan SDM adalah minat baca yang membudaya, karena menyerap berbagai jenis bahan bacaan bermutu sehingga dapat menambah pengetahuan serta menambah wawasan. Dengan membaca diharapkan pola pikir masyarakat dapat berkembang, sehingga mampu mewujudkan SDM yang handal dan bersaing dalam dunia Internasional. Minat baca bukan bakat yang dimiliki seseorang sejak lahir, tetapi merupakan dari hasil didikan yang terus menerus. Minat baca seseorang berpengaruh terhadap akumulasi pengetahuan seseorang. Dimasa yang sekarang ini mereka yang memiliki informasi lebih banyak tentu akan lebih berkualitas pengetahuannya dibandingkan dengan mereka yang sedikit pengetahuannya. Salah satu alternative dalam meningkatkan minat baca masyarakat adalah adanya peranan perpustakaan. Perpustakaan adalah suatu lembaga pendidikan yang berlangsung diluar system persekolahan, kehadiran perpustakaan yang merupakan lembaga yang secara ekonomis, efisien, dan demografis dapat melayani kebutuhan masyarakat akan pengetahuan. Perpustakaan dikembangkan sebagai sarana pendidikan formal dan lembaga pendidikan non formal dalam system pendidikan yang berkesinabung, belajar, bersikap ilmiah, kreatif dan inofatif.
            Masalah minat baca merupakan factor penting dalam penyusunan program kerja  perpustakaan . minat baca merupakan kunci utama dalam menggalakkan media buku sebagai sarana penyebarluasan informasi serta ilmu pengetahuan. Informasi sangat penting bagi manusia yang ingin maju, karena itu membaca sebagai salah satu cara untuk mendapatkan informasi. Buku merupakan salah satu dari koleksi perpustakaan yang diharapkan mampu menarik minat baca, hal itu disebabkan buku merupakan sumber informasi dan ilmu pengetahuan .
Kurangnya minat baca masyarakat umum maupun kalangan pelajar atau mahasiswa bias disebabkan oleh beberapa factor sperti :
·         Tidak punya waktu untuk membaca/berkunjung ke perpustakaan,
·         Kurang tertarik ke perpustakaan dikarenakan mutu koleksinya yang kurang memadai
·         Ketidak tahuan tentang koleksi perpustakaan.
·         Pelayanan yang kurang baik
·         Atau kondisi dan situasi yang kurang menyenangkan.
Berdasarkan hal tersebut diperlukan usaha yang lebih aktif dari perpustakaan , dalam hal ini usaha penyebarluasan informasi yang sifatnya lebih aktif.
Ada beberapa unsur yang paling penting dalam menghidupkan budaya membaca agar menciptakan Sumber daya manusia yang berkualitas :
            Pertama, Peran orang tua : Dengan memperhatikan dan peduli terhadap pendapat sang anak seputar apa yang ia baca, menyediakan perpustakaan di rumah, memotifasi anak supaya rajin menulis dan menemani anak-anak pergi ke perpustakaan-perpustakaan umum.
            Kedua peran guru dan perpustakaan di lingkungan sekolah : dengan cara menciptakan kesadaran akan arti penting sebuah perpustakaan bagi para pelajar, menumbuhkan rasa cinta untuk melakukan penelaahan exsternal. Dan membiasakan para pelajar memanfaatkan waktu dalam mengerjakan hal-hal yang bermakana.
            Ketiga adalah peran pemerintah : agar pemerintah dapat menumbuhkan budaya membaca adalah dengan cara :
1.      Memberikan konstribusi dan berpartisipasi dengan membantu percetakan buku-buku yang diperuntungkan untuk masyarakatnya.
2.      Menopang dan mendukung berbagai penelitian dan studi yang berusaha mencari dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan yang sangat urgen.
3.      Memperhatikan dan mengawasi etika dan tingkah laku anak dalam rangka menumbuhkan minat baca pads diri mereka.
4.      Membekali pusat-pusat instansi pemerintahan seperti rumah sakit dengan berbagai jenis buku dan wawasan.
5.      Mengadakan pameran-pameran buku.
6.      Mendirikan perpustakaan-perpustakaan di tempat tempat umum atau perpustakaan keliling.
Keempat adalah peran media informasi dalam menumbuhkembangkan kebiasaan budsya membaca sangatlah tepat dan efektif.


Dari unsur diatas dapat disimpulkan bahwa budaya membaca merupakan  factor tumbuhnya Sumber daya manusia berkualitas yang merupakan penebab maju dan kejayaan sebuah negara

















BAB III PENUTUP



3.1 Kesimpulan
            Berdasarkan hasil karya tulis tentang tersebut di atas, dapatlah disimpulkan hal-hal sebagai berikut ini:
Minat baca perlu ditumbuhkan sejak usia dini. Dengan membaca membuka cakrawala pemikiran, dapat merubah prilaku, menambah pengetahuan,yang awalnya belum tahu menjadi tahu, memperluas pikiran, menjadikan hidup lebih terarah dan teratur karena tidak berfikiran dangkal. Dengan menumbuhkan minat baca sejak dini maka akan meningkatkan budaya baca, yang mengakibatkan masyarakat nantinya menjadi masyarakat yang gemar membaca . menjadikan sumber daya manusia sehingga dapat mengajar kemajuanyang telah tercapai oleh Negara tetangga. Dan membaca adalah suatu bentuk usaha untuk memerangi kebodohan.



3.2 Saran
1. Untuk Orangtua sebaiknya menetapkan jam wajib baca. Tiap anggota keluarganya, baik orangtua maupun anak-anak di tengah kesibukan di luar rumah.
2.Untuk pihak sekolah , khususnya kepala sekolah bias lebih bertanggung jawab atas kondisi perpustakaan . dan menambah buku-buku yang diperlukan sebagai bacaan atau Literatur.
3.Untuk pemerintah daerah dan pusat sebaiknya juga menggalakkan program perpustakaan keliling atau perpustakaan menetap di daerah-daerah demi meningkatkan Sumber Daya Manusianya yang berkualitas .





















Daftar Pustaka
Adisti, Prisna. 2010. Personality Plus for Teens. Yogjakarta: Pustaka Grhatama.
http://id.wikipedia.org

[1] Mastini Hardjoprakoso. Bunga Rampai Kepustakawanan. (Jakarta: Perpustakaan Nasional RI, 2005), hal. 145.
[2] Hardjoprakoso,  Op. Cit., hal. 149.
[3]  Prisna Adisti. Personality Plus for Teen. (Yogjakarta: Pustaka Gratama, 2010), hal. 93

































DAFTAR ISI
Halaman sampul .................................................................................................. i
Kata Pengantar ................................................................................................... ii
Daftar Isi ........................................................................................................... iii
Bab 1 Pendahuluan ............................................................................................. 1
        1.1 Latar belakang ...................................................................................... 1
        1.2 Rumusan Masalah ................................................................................ 1
        1.3 Tujuan .................................................................................................1
        1.4 Manfaat .............................................................................................. 2
Bab 2 Pembahasan ............................................................................................ 4-5
        2.1 Pengertian Membaca…………………………………………………..
        2.2 Manfaat membaca………………………………………………………
        2.3 Menumbuhkan Minat baca unntuk meningkatkan kualitas SDM……..
 Bab 3 Penutup ................................................................................................... 6
        3.1 Kesimpulan ........................................................................................... 6
        3.2 Saran .................................................................................................... 6
Daftar Pustaka .................................................................................................... 7


Komentar