Tidak berbeda dengan makhluk hidup yang lainnya, tanaman dapat tumbuh
dan berkembang bila ada tanah, air, dan udara. Tanaman dapat tumbuh
dengan sangat baik apabila tanah yang ditanami dalam keadaan baik, yaitu
:
- Mudah dikerjakan
- Memberi kesempatan bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang
- Mngandung unsur hara
- Memungkinkan terjadinya proses sirkulasi air dan udara
- mempunyai tingkat kelembaban yang cukup
Tanah mudah dikerjakan apabila tanah tersebut merupakan aluvial atau hasil pelapukan, sehingga tidak keras dan tidak banyak mengandung batuan. Dengan keadaan tanah yang tidak keras maka akan memungkinkan akar dapat tumbuh dan berkembang. Agar tanah mengandung unsur hara, maka tanah harus memiliki pori tanah untuk menyimpan unsur hara. Pori tanah juga bermanfaat untuk menyimpan butir air dan menjaga kelembaban tanah. Pori tanah tidak selalu dan tidak semuanya berisi air, melainkan sebagian berisi udara yang diperlukan bagi kehidupan tanaman, khususnya agar akar tanaman tidak busuk ( khusus bagi tanaman yang tidak tahan genangan air ).
Didalam pengairan, yang perlu diperhatikan adalah kapasitas lapang dan titik layu permanen. Karena, diantara dua keadaan tersebut terdapat air yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Kapasitas lapang adalah kapasitas maksimum air kapiler yang dapat ditahan di zone perakaran pada keadaan letak muka air tanah cukup dalam sehingga air tidak dapat ditarik ke zone perakaran.
Titik layu permanen adalah suatu keadaan dimana jumlah lengas pada keadaan tanaman menjadi layu pertama kali. Keadaan ini memberi indikasi bahwa tanaman perlu tambahan air sesegera mungkin.
Itulah sedikit informasi mengenai hubungan air, tanah, udara dan tanaman yang dapat kami hadirkan untuk kesempatan kali ini. Semoga apa yang kami berikan ini bisa menambah wawasan anda semua. Info ini kami kutip dari sebuah buku tentang irigasi. Jika saat ini anda sedang berusaha menjalankan program diet, anda bisa membaca artikel ini, 10 TIPS DIET DARI PARA ATLET. Dan jangan sampai anda lewatkan informasi menarik lainnya dari SituSaja.
- Mudah dikerjakan
- Memberi kesempatan bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang
- Mngandung unsur hara
- Memungkinkan terjadinya proses sirkulasi air dan udara
- mempunyai tingkat kelembaban yang cukup
Tanah mudah dikerjakan apabila tanah tersebut merupakan aluvial atau hasil pelapukan, sehingga tidak keras dan tidak banyak mengandung batuan. Dengan keadaan tanah yang tidak keras maka akan memungkinkan akar dapat tumbuh dan berkembang. Agar tanah mengandung unsur hara, maka tanah harus memiliki pori tanah untuk menyimpan unsur hara. Pori tanah juga bermanfaat untuk menyimpan butir air dan menjaga kelembaban tanah. Pori tanah tidak selalu dan tidak semuanya berisi air, melainkan sebagian berisi udara yang diperlukan bagi kehidupan tanaman, khususnya agar akar tanaman tidak busuk ( khusus bagi tanaman yang tidak tahan genangan air ).
Didalam pengairan, yang perlu diperhatikan adalah kapasitas lapang dan titik layu permanen. Karena, diantara dua keadaan tersebut terdapat air yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Kapasitas lapang adalah kapasitas maksimum air kapiler yang dapat ditahan di zone perakaran pada keadaan letak muka air tanah cukup dalam sehingga air tidak dapat ditarik ke zone perakaran.
Titik layu permanen adalah suatu keadaan dimana jumlah lengas pada keadaan tanaman menjadi layu pertama kali. Keadaan ini memberi indikasi bahwa tanaman perlu tambahan air sesegera mungkin.
Itulah sedikit informasi mengenai hubungan air, tanah, udara dan tanaman yang dapat kami hadirkan untuk kesempatan kali ini. Semoga apa yang kami berikan ini bisa menambah wawasan anda semua. Info ini kami kutip dari sebuah buku tentang irigasi. Jika saat ini anda sedang berusaha menjalankan program diet, anda bisa membaca artikel ini, 10 TIPS DIET DARI PARA ATLET. Dan jangan sampai anda lewatkan informasi menarik lainnya dari SituSaja.
Komentar
Posting Komentar